Aplikasi Filtering dalam Penginderaan Jauh
FORMAT PENYIMPANAN CITRA DIGITAL
Habib. 2011. Laporan Praktikum Pemrosesan Citra Digital.Fakultas Geografi. Universitas Gadjah Mada : Yogyakarta
Pelatihan Penelitian Aspek Sosial dan Fisik di Pantai Bugel
Kelompok penelitian ini terbagi dalam dua tim, yaitu tim yang melakukan penelitian di bidang sosial terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian di bidang fisik dan tim yang melakukan kegiatan penelitian di bidang fisik terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan penelitian di bidang sosial. Pembagian kelompok ini bertujuan agar semua mahasiswa dapat berkesempatan menggunakan alat-alat praktek yang terbatas. Dalam melakukan kegiatan penelitian di bidang sosial ini, mahasiswa harus berhati-hati dalam memberikan pertanyaan kepada warga masyarakat karena warga masyarakat di sekitar Pantai Bugel ini menjadi lebih sensitif jika menyangkut tentang pertambangan pasir besi yang dicanangkan oleh pemerintah daerah setempat. Untuk itu, dalam pelatihan kali ini, mahasiswa harus pintar-pintar memberikan pertanyaan kepada masyarakat sekitar. Kelompok yang kedua, meneliti tentang aspek fisik yaitu mengenai kemiringan lereng, membuat garis kontur dengan alat-alat praktikum, menghitung ketinggian muka air laut.
Setelah masing-masing kelompok menyelesaikan penelitian di semua bidang, mahasiswa diwajibkan untuk membuat hasil dari penelitiannya tersebut dan kemudian dipresentasikan. Waktu presentasi hanya disediakan sekitar 15 menit, untuk itu mahasiswa diharapkan dapat memberikan informasi yang langsung menuju ke pokok permasalahan dan penyelesaiannya. Setelah semua kelompok mempesentasikan hasil penelitiannya, maka kegiatan selanjutnya adalah pelantikan anggota baru GSC tahun 2011-2012. Acara pelantikan ini dipimpin oleh Presiden GSC Lintang, yang diikuti oleh pengucapan janji anggota GSC.
Kegiatan penelitian ini merupakan serangkaian agenda kegiatan GSC pada satu tahun ke depan yang selanjutknya akan dilakukan kegiatan-kegiatan lain sesuai dengan minat divisi masing-masing mahasiswa. Melalui kegiatan pelatihan penelitian ini diharapkan sebagai seorang geograf, mahasiswa dapat lebih peka terhadap permasalahan di sekitar dan mempunyai sosuli untuk pemecahan masalah tersebut.
Pelajar DIY Kritisi Kondisi Lingkungan lewat GESTURE
LETUSAN MERAPI, MASA KE MASA
GESTURE----NEW!!
Sehingga, untuk sekolah-sekolah atau adik-adik yang mau ikut, masih bisa daftar. Untuk LKTI maksimal pendaftaran dan pengumpulan karya LKTI menjadi tanggal 7 November 2010. Sedangkan untuk Debate and Speech contest pendaftaran maksimal tanggal 10 November 2010. Pendaftaran langsung ke sekretariat GSC fakultas geografi UGM.
Ayo ramaikan dengan karya-karyamu!!!
Indonesia goes to research world.......
OPEN RECRUITMENT GSC 2010
Setelah berproses beberapa bulan saatnya kamu menetukan mana organisasi yang pas buatmu. GSC sebagai unit KSF (kelompok studi fakultas) yang ada di geografi siap menerimamu untuk bergabung dalam tim kami. mari rasakan sensasi baru dalam belajar dan berdiskusi dan buka wacana keilmuan kamu selebar-lebarnya dengan bertukar pikiran dengan teman-teman.

ke e-mail: gsc.ugm@gmail.com dengan subject: gscrecruitment10
sebelum 26 november 2010
GESTURE
GESTURE -GEOGRAPHY STUDENTS CREATIVITIES WEEK-.Event ini mencakup 3 jenis perlombaan, yaitu debat danpidato bahasa inggris, serta LKTI. Kegiatan ini
mengambil tema "Dinamika Sosio Ekologi Masyarakat Kota Pelajar Menurut Perspektif Intelektual Muda”.
1. Debate dan speech contest
Syarat Umum:
a. Peserta adalah Siswa SMA, baik kelas X, XI atau XII.
b. Tiap sekolah maksimal mengirimkan 2 tim debate dan 3 orang untuk speech.
c. Satu tim debate terdiri dari tiga orang, sedangkan speech hanya satu orang.
Teknis Pelaksanaan
a. Kompetisi ini dilaksanakan selama dua hari.
b. Hari pertama dilakukan babak penyisihan yang akan menyeleksi peserta dan diambil delapan tim yang akan mengikuti babak quarter final pada hari kedua.
c. Hari kedua, dari delapan tim tersebut diseleksi untuk dapat mengikuti semi final, kemudian ke final.
2. LKTI
Persyaratan Administratif:
1)Peserta LKTI adalah kelompok siswa SMA kelas X, XI, XII yang sedang aktif mengikuti program pendidikan SMA. Mahasiswa pengusul dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, namun masih dalam satu sekolah yang sama. Keanggotaan siswa dalam kelompok
2)Seorang siswa hanya dibenarkan masuk dalam satu kelompok pengusul Karya tulis. Di samping memberi kesempatan sebanyak mungkin siswa yang terlibat.
3)Seorang guru pembimbing/pendamping hanya diperkenankan diusulkan sebagai pembimbing maksimum 1 (satu) judul/kelompok pelaksana LKTI
4)Usulan LKTI diberi sampul HIJAU TUA sesuai dengan ketentuan yang tertulis dalam butir 1
5)Menyertakan halaman pengesahan institusi pengusul sesuai format pada butir 2
6)Naskah dikumpul dalam bentuk hardcopy sebanyak 4 rangkap dan softcopy dalam bentuk CD format tulisan dengan Adobe Acrobat.
7)Usulan yang dinyatakan lulus akan diumumkan melalui surat yang dikirimkan ke setiap Sekolah. Dalam surat pemberitahuan akan diberikan keterangan/saran perbaikan yang harus dilakukan bagi setiap usulan yang dinyatakan lolos. Bagi pengusul yang usulannya memerlukan perbaikan, pengusul diwajibkan untuk memperbaiki usulan sesuai saran dan mengirimkan usulan yang telah diperbaiki paling lambat 3 (tiga) hari setelah diumumkan Usulan yang telah direvisi dijilid dengan kulit muka sebagaimana usulan awal dan diberi tulisan “REVISI” pada sudut kiri atas.
Untuk lebih jelasnya, download persyaratan LKTI disini
Pendaftaan langsung ke sekretariat UKM GSC (fakultas geografi UGM, basecamp UKM dekat kantin dan paling pojok). Pendaftaran terakhir tanggal 25 september 2010 unuk semua jenis lomba. Untuk lomba LKTI, temasuk daam pengumpulan naskah LKTI.
Masih bingung?hubungi:
085643923867 (sheily)
085643376633 (amalia)
085643474950 (charina)
untuk yang tercinta : MAHASISWA BARU FAKULTAS GEOGRAFI UGM

Welcome to our faculty.
We proud to introduce ourselves, Geography Study Club (GSC), as a study group for students in the faculty of geography.
You must be proud to be one of thousands of students from UGM. Therefore, you definitely will not waste the opportunity that will come to you in achieving success during your studies in our beloved faculty.
We are, GSC, want to offers you an opportunity to join an organization that would invite you to deepen your organization's ability both to enrich your knowledge and experience in the field of academic support.
We offer you the opportunity to gather with friends who have similar goals to achieve good academic competence without wasting a golden opportunity to organize and build an extensive network outside the faculty or university. With the various programs we offer, we hope this opportunity will not you wasted.
regards,
GSC team
KELOMPOK STUDI MAHASISWA (Resume KPK )
Semua orang sudah mahfum, bahwa pemuda terkait erat dengan semangat, ide-ie cemerlang, keberanian, dan idealismenya. Sebuah potensi yang sangat luar biasa manakala variable-variable tersebut dioptimalkan sebaik mungkin, dan sebuah kekuatan yang sangat luar biasa yang mampu membangunkan macan tidur untuk kembali Berjaya atas seantero dunia. Muhammad Hatta bahkan menspesifikasikan istilah ini dengan sebutan mahasiswa. Memang benar adanya, mahasiswa merupakan tonggak lahirnya perubahan-perubahan besar di Indonesia dan dunia. Mahasiswa tidak akan mampu berlepas pada suatu institusi dengan sebutan perguruan tinggi. Di sana mereka lahir, berkembang, dan mengasah diri. Sehingga, suatu keniscayaan adanya suatu sinergisme kerja antara keduanya bagi kemajuan bangsa.
Fakta membuktikan bahwa, pemuda-pemuda Indonesia hanya segelintir saja yang mampu menyandang peran sebagai mahasiswa. Maka dengan segelintir manusia ini, terdapat harapan besar terhadap kontribusinya di dalam masyarakat. Sebagai seorang akademisi, mahasiswa dituntut kompetensinya di bidang keilmuan. Mahasiswa sebagai elemen strategis dalam masyarakat dinantikan profesionalitasnya kelak saat dipercaya mengelola jabatan tertentu di ranah publik. Dalam kacamata pergerakan mahasiswa, ketiga harapan ini analog dengan triangular peran mahasiswa: agen perubah yang memiliki kekuatan moral dan siap menjadi SDM strategis masa depan.
Kelompok Studi: aktivitas mahasiswa berbasis kepakaran
Kian bertambahnya jaman, kian majunya peradaban berikut dengan instrument-instrumennya. Mahasiswa pun yang memiliki 3 peran tersebut, dituntut untuk terus dan selalu berjalan maju mengikuti kemajuan tersebut. Karena itu, perguruan tinggi dan begitu pula mahasiswa berorientasi pada hal-hal yang bersifat akademis. Namun, sayang, akibatnya 3 peran tersebut menjadi tersisihkan. Syukurnya, pendapat ini baru asumsi.
Menelaah lebih dalam orientasi mahasiswa kekinian dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Berbasis pada kepakarannya
2. Memberikan pilihan solusi secara rasional dengan dasar kompetensinya
3. Melakukan aksi nyata dengan karya intelektual dan upaya masuk dalam wilayah operasional dalam sektor kehidupan paska kampus
4. Melakukan mobilitas vertikal berdasar kompetensi dan profesionalitasnya
Sintesis keempat poin di atas dengan ketiga peran sebelumnya melahirkan sebuah wadah yang dikenal dengan sebutan kelompok studi.
Kelompok studi sendiri memiliki berbagai macam jenis dan pola tergantung di mana mereka berada. Ada KSU (kelompok studi universitas), KSF (kelompok studi Fakultas), dan KSS (kelompok studi spesifik). Masih banyak istilah lainnya yang bisa digunakan untuk memaksudkan hal ini.
KOMPETEN, PROFESIONAL, DAN KONTRIBUTIF
KPK harapannya, tidak hanya sebagai suatu logan atas idealism yang tidak terimplementasikan dan tidak pula konsep yang ternyata meruntuhkan bangunan suatu lembaga akademis. Karena itu, pemahaman yang baik akan membuatnya menjadi terang dan menerangi. KPK sejatinya, diimplementasikan pada anggotanya karena mereka merupakan asset berharga yang ditangannya suatu lembaga akademis dapat berkembang atau tidak. Konsep ini secara sederhana merupakan overlay dari bangunan-bangunan kompetensi, Profesional, dan kontributif.
Pertanyaan mendasar yang cukup penting adalah mengapa harus Konsep KPK, mengapa bukan yang lain? Adalah penting segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia didasarkan atas kepahaman. Begitu pula dengan pengelolaan lembaga akademis. Asupan-asupan kompetensi menjadi penting didahulukan atas yang lainnya agar tidak ada lagi pertanyaan-pertanyaan lagi ketika ia harus professional dan berkontribusi, sehingga terhindar dari kesalahan-kesalahan yang berakibat fatal. Demikian pula dengan yang lainnya.
KUALIFIKASI ANGGOTA
Kualifikasi anggota merupakan upaya lembaga untuk mengetahui tingkat keberhasilan berjalannya KPK dilembaga tersebut, dan tercapainya cita-cita lembaga akademis tersebut. Hal ini penting pula untuk menilai kelayakan dan kemampuan generasi penerus untuk mengemban amanah di lembaga. Namun sayangnya belum ada standar yang baku untuk menilai kualifikasi tersebut.
Tahapan umum yang bisa dilakukan pada tiap-tiap tingkatan anggota lembaga akademis beserta nilai-nilainya adalah sebagai berikut.
Tahap 1
a. Konsep diri
b. Urgensi keilmuan & sense penelitian
c. Career path
Tahap 2
a. Team building
b. Manajemen diri (mengatur waktu & membagi peran)
c. Kompetensi keilmuan spesifik & simulasi
Tahap 3
a. Strategic Planning
b. Manajemen Organisasi ( kepemimpinan, jaringan, kaderisasi, team building tingkat lanjut)
berdasarkan tahapan diatas dan prinsip KPK, dibuatlah standar baku untuk menentukan kualifikasi anggota lembaga.
urgensi penelitian
Dalam dunia perkuliahan, istilah penelitian itu tidak asing lagi, karena pada akhirnya nanti kita dituntut untuk mampu meneliti. Secara umum meneliti sering diartikan mengungkap suatu hal, kejadian yang nantinya dapat menemukan sebuah jawaban yang dapat berguna bagi kemaslahatan umat manusia.
Penelitian dianggap penting, karena dalam setiap apa yang kita lakukan dalam penelitian itu pasti membuahkan hasil yang benar-benar bisa digunakan, selain itu juga penelitian dalam arti penting lainnya adalah memecahkan permasalahan bangsa. Bisa dilihat berbagai contoh, banyal peneiltian mengenai makanan alternative, yang bisa menyelesaikan permasaahan pangan yang ada di Indonesia yang jelas telah di uji bagaimana rasa, gizi, harga serta kekhalalannya.
Banyak hal yang diperoleh apabila kita senang akan hal penelitian, bertambahnya pengalaman, kawan, serta mungkin menaikan prestise seseorang. Banyak ajang untuk penelitian dimana dari situ kemampuan meneliti kita diuji. Bagaimana kiat dan strategi kita agar penelitian itu menarik, dan nantinya bisa bermanfaat untuk saat ini dan diharapkan mampu secara berkala.
Permaslahan di Indonesia ialah dana untuk penelitian sangat minim, tidak masalah mengenai biaya. Yang jadi permasalahan adalah apakah hasil penelitian itu benar-benar karya tangan kita atau hanya sebagai plagiatisme, yang kini santer terdengar isu plagiatisme oleh aktor pendidikan, tidak patut dicontoh.
Sekali lagi, penelitian dianggap penting karena masalah apapun dapat diatasi dan setiap masalah pasti menimbulkan hal yang mengganggu stabilitas social, dengan adanya penelitian permasalahan umat bisa terselesaikan..
Menaggapi istilah urgensi penelitian divisi penelitian GSC dalm setiap bulannya mengadakan research course, kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa lebih mengerti akan penelitian, dan sebagai sarana pembelajaran penellitian yang langsung didatangkan pembicara yang memang telah berpengalaman.
Pada research course yang pertama di bulan Maret, pembicara ialah Rayendra (TK’05) dalam kegiatan ini mengambil tema adalah urgensi penelitian, seperti telah dijelaskan pentingnya sebuah istilah penelitian khususnya pada civitas akademik. Dalam penjelasannya beliau menjelaskan bahwa ketika kita akan meneliti, maka carilah sebanyak-banyaknya masalah, masalah dalam arti disini adalah masalah yang bersifat ilmiah, kemudian rajin-rajinlah mengamati apa saja yang ada disekitar kita, dan amati beberapa penelitian yang sudah ada untuk dijadikan sebagai pemancing ide dalam otak kita. Sedangkan pada research course yang kedua pembicara langsung dari geografi Bayu (KPJ’04) dengan tema penentuan permasalah dalam penelitian, tidak berbeda dengan apa yang dibicarakan akan tetapi dalam hal ini lebih ditekankan pada banyaknya referensi bacaan yang diperlukan dan pengamatan langsung dilapangan. Ingin tau research course selanjutnya,, tunggu tanggall mainnya ya.. ! (desi, GEL '07)

